Info Film

Denias
Senandung di Atas Awan
SEMANGAT PANTANG MENYERAH


Jika kalian ingin tahu betapa bernilainya sebuah semangat, kalian bias belajar dari film Denias, Senandung Di Atas Awan
Film yang terangkat dari kisah nyata ini, terjadi di pedalaman Papua di Kampung Arwanop. 
Albert ’AFI Junior’ Fakdawer yang berperan sebagai Denias, diceritakan sebagai anak petani. 

Kehidupan Denias sangat dekat dengan budaya masyarakat Papua, seperti upacara memakai koteka dan upacara duka mandi lumpur. Denias setiap harinya selalu membantu ayahnya, diladang. Meski begitu, Denias mempunyai semangat dan kepekaan hati yang kuat.

Denias tak bisa melupakan pembicaraan dan nasehat orang tua, tentang pentingnya sekolah.
Demi menuntun ilmu, Denias rela berjalan kaki seorang diri selama sepuluh hari melewati gunung, ngarai, hutan dan sungai. Sayang, setibanya di sekolah yang dituju, Denias tak bisa langsung masuk di sekolah tersebut. Namun niat dan kesungguhan hatinya, mengetuk hati seorang guru (Mathias Muchus). 

Dengan kebaikan dan perhatian beliau, Denias bisa masuk sekolah dan menikmati asyiknya belajar di bangku sekolah. Tak terkirakan betapa bahagianya Denias. Sayang, hidup seindah pelangi di kaki Gunung Jayawijaya. Serentetan duka menerpanya. Mama Denias (Audry Papilaja) meninggal dalam tragedi kebakaran. Kemudian Pak Guru terpaksa pulang ke Jawa, karena isterinya sakit keras. Padahal Pak Guru lah yang selalu membimbing Denias untuk belajar. Bagaimana cara Denias untuk terus belajar?

Film Denias ini penuh dengan tayangan keindahan panorama Papua. Meski kita belum pernah ke Papua, tapi dengan nonton film ini kita bisa serasa bermain, di tengah indahnya alam Papua. 

Comments

Popular Posts